GURU MTs NEGERI 3 REMBANG TURUN KE RUMAH SISWA YANG TIDAK MAMPU UNTUK MEMBANTU PROSES PEMBELAJARAN DARING



GURU MTs NEGERI 3 REMBANG TURUN KE RUMAH SISWA YANG TIDAK MAMPU

UNTUK MEMBANTU PROSES PEMBELAJARAN DARING





Jum’at, 11 September 2020. Saat ini bangsa Indonesia menghadapi suatu keadaan yang tidak baik yang disebabkan Pandemi Covid 19. Hal ini berimbas pada dunia pendidikan yang sangat terpukul dan akhirnya merubah semua program pembelajaran yang sudah tersusun dengan rapi. Banyak Negara atau kota kota baik kota besar maupun kecil yang menerapkan Pembetasan Sosial Berskala Besar (PSBB) baik secara ketat maupun yang seadanya.

Aturan dan kebijakan tersebut diantaranya membatasi beberapa aktivitas yang ada di luar rumah, Hal ini juga berlaku untuk kegiatan belajar mengajar yang akhirnya menutup sekolah ataupun madrasah untuk sementara waktu. Kebijakan ini diambil sebagai antisipasi agar virus corona tidak menyebar luas atau terjadi cluster cluster baru.

Sebagai Gantinya, para siswa di wajibkan untuk mengikuti pelajaran dari rumah dengan menggunakan metode pembelajaran jarak jauh yang berbasis online. Hal ini bagi mereka yang berada dalam ekonomi yang mampu mungkin tidak menjadi kendala. Akan tetapi bagi mereka yang berada pada ekonomi yang kurang mampu, hal ini akan menjadi suatu yang berat, karena orang tua harus membelikan HP dan kuota internet.

Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Rembang, untuk mengantisipasi permasalahan permasalahan teknis pada siswa, wakakesiswaan dan tim terjun kelapangan untuk memantau pembelajaran daring siswa. Apakan dilaksanakan secara effektif atau ada masalah masalah di lapanagan. Pada kesempatan kali ini Bapak Chairur R, M.PdI, Burhan Effendi, M.Pd.  Agung Endi S, S.Pd dan Machrus Kamad, S.Pd turun langsung ke rumah siswa. Adapun desa yang di pantau adalah desa Kunir dan Desa Pinggan.

Pada Kesempatan ini Bapak Chairur R, M.PdI menyampaikan “ Di dalam situasi pandemi virus corona ini, tantangan lebih besar. Siswa siswi tidak bisa sekolah, dan kita berusaha sebisa mungkin untuk membantu siswa agar tetap bisa mendapat pembelajaran, dan bisa mengakses pembelajaran digital lainnya. Akan tetapi masih banyak anak kita yang tidak bisa mengakses itu semua entah karena tidak memiliki HP atau tidak bisa membeli kuota.

Koordinator BK MTs N 3 Rembang Burhan Effendi, M.Pd juga mengatakan "Keadaan ini adalah suatu tantangan baru yang harus kita pecahkan bersama dan kita harus bias menemukan solusi terkait bagaimana  madrasah bisa  membantu siswa siswi yang berada pada keluarga yang tidak mampu untuk bisa mengikuti pembelajaran jarak jauh, dimana mereka tidak bisa hadir secara fisik ke sekolah atau Madrasah.

Pandemi ini memang tidak ada yang tahu kapan berakhirnya, akan tetapi kita tidak boleh menyerah dengan tidak melakukan apapun. Kita harus survive dan menemukan jalan keluar di tengah pandemi ini. Semoga Virus Corona ini segera diangkat oleh Alloh SWT, dan diganti dengan kebahagiaan yang nyata. Amin.       (Han6/110920) 







Comments

Popular posts from this blog

UPACARA BENDERA DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI SANTRI, DI MTs NEGERI 3 REMBANG

RAPAT PEMBAGIAN TUGAS MTs N 3 REMBANG TAHUN PELAJARAN 2020 / 2021 DIMASA NEW NORMAL

50 SISWA MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 3 REMBANG MENGIKUTI ANBK TAHUN 2023